... they count lost loved ones on both hands
Lebih dari 300 halaman depan koran dari seluruh dunia yang memberitakan bencana tsunami bisa diliat di sini. Tapi jangan harap Koran Tempo ada di situ (blame it on operator mac yang lupa ngirim pdf file ke newseum pada hari itu).
Artikel menarik tentang cara koran-koran memberitakan tsunami bisa di baca di sini.
Ini kutipannya: "Why has southeast Asia‚s biggest tragedy become every American network‚s ghoulish Disneyland party? Has disaster finally found its paparazzi?" Eugene Kane counters: "But without those images, I have a feeling most of us -- and most of the nations who have responded with hundreds of millions of dollars in aid for victims -- would never have been moved to swift action."





3 comments:
posting yang bagus dari seorang tukang koran yang karyanya saya langgani, baik di kantor maupun rumah. belum pernah sebuah koran saya perlakukan sebagai karya seni: saya bingkai pakai panil dan saya pasang di dinding ruang rapat. dan itu adalah karya anda.
Bukannya koran tempo sudah ngirim tapi dalam bentuk cmyk yang terpisah?
Harus saya akui, desain karya anda sangat bagus :)
Mbah Kung (d/h kere kemplu): Selalu menjadi kehormatan setiap mbah kung mampir di sini :-)
Imponk: Kita sama-sama di bisnis yang sama, ya? Salam kenal, thx 4 d komens
Post a Comment