Laman

Selasa, 16 Juni 2015

Redesain Majalah Time


Goal mereka kali ini: membuat Time lebih mudah dibaca, maka fokus perubahan lebih pada tipografi. Untuk itu Time bekerja sama dengan pembuat font Kent Lew.

Hasilnya adalah perubahan radikal pada font judul, dari sanserif menjadi serif. Font judul baru itu bernama Duplicate Ionic.


Untuk body text, Lew membuat font baru bernama Heffner, yang dibuat terlihat elegan dan mudah dibaca.



Pada desain baru ini Time membagi majalahnya menjadi tiga section.


Warna dominan terlihat merah dan abu-abu.


Elemen-elemen baru.








2 komentar:

  1. mencoba mencari solusi untuk tetap menjadi pilihan pembaca di antara persaingan dengan media online dan mobile...kembali ke basic bermain dengan tipografi yang berkarakter...gak ade matinya

    BalasHapus
  2. Mas eko. Saya mau wawancara prihal skripsi cover majalah Tempo edisi 16-22 maret 2015 "AHOK VS DPRD ARISAN PROYEK SILUMAN" saya sudah mention ke twitter mas eko.. Untuk info kontak bisa langsung bales mention saya lewat dm mas. Account saya bernama @anesjds . Terimakasih mas.

    BalasHapus