Iklan

stockxpert

Wednesday, April 04, 2007

A Time to Redesign

Ketika koran atau majalah diredesain, biasanya dipicu berbagai alasan. Menurut saya alasan-alasan ini dapat dibagi 3 berdasarkan level-nya:

Level 1
Pada level ini, awak koran atau majalah meredesain dengan alasan yang tidak terlalu beralasan. Bisanya hanya karena celetukan-celetukan iseng: "warna koran kita kurang bagus, ya", atau "Kok layout koran kita kurang berani ya, tidak seperti koran anu...".

Dari situ awak koran lalu mereka-reka dan meniru-niru. Bisa diduga, hasilnya akan kemana-mana, tanpa jati diri. Karena contekannya juga dari mana-mana dan tanpa konsep yang jelas.

Level 2
Pada level ini koran diredesain dengan goal yang lebih nyata. Misalnya supaya lebih laku atau lebih mengakomodasi keinginan para pembaca. Usaha yang dilakukan untuk redesain level ini juga tidak dimulai di depan komputer desainer, tapi sudah dimuali dengan semacam survey-survey dan rapat-rapat lintas bagian.

Pada level ini redesain bukan cuma tanggung jawab bagian kreatif, tapi semua bagian memberikan masukan. Output dari redesain pada level ini tidak melulu soal estetika.

Level 3
Sebelumnya saya tidak pernah sampai pada level ini, bahkan memikirkannya sekalipun. Pada level ini redesain ditujukan untuk membuat sesuatu yang dapat menggiring pembaca pada tujuan tertentu. Itu yang saya rasakan ketika melihat Time edisi terbaru 3 minggu lalu.

Majalah Time yang selama ini selalu saya kagumi dengan kejutan-kejutan layout dan ilustrasinya sekarang tampil lebih clean, smarter, dan "tertib", mengajak pembaca melihat ke depan.

We offer clarity in a confusing world, explaining not only what happened but why it matters. (Selengkapnya baca pengantar redaksi pada edisi pertama redesain)


Yang langsung terlihat: indeks tetap di atas logotype, dan font judulnya sejenis franklin gothic yang tidak condensed lagi. Konsultan redesain ini adalah Pentagram, Ini ulasan Pentagram soal redesain Time: New Work: TIME Magazine.

1 comments:

sueb said...

sayah belon pernah baca times (ato mungkin pas ke american corner saya pernah baca tapi ga sadar itu koran apa). tapi sayah suka tuh kalimatnya, bantu untuk ngeliat lebih jelas di dunia yang ga jelas inih...
asik... asikk...
apa si istilahnya untuk kalimat bgitu? bertolak belakang? ato apa yah?
apalah itu, kata-katanya kerrrennn...