Hati-hati, Mas!
Hehe, pemilu presiden putaran pertama rusuh (lho kok malah seneng!?!!). Rusuh kali ini dikarenakan kontroversi desain surat suara yang dianggap 'menjebak' . Surat suara itu dilipat horizontal, bagian atas berisi judul, logo, dan tetek bengek KPU, sedangkan bagian bawah berisi gambar lima pasang capres-cawapres (sotoy banget, emang ikut pemilu!).
Yang bikin masalah, para pemilih mencoblos pasangan capres-cawapres pilihan mereka tanpa membuka lipatan horizontal itu, sehingga kertas suara mereka bolong menembus bagian logo dan judul, dan itu dianggap tidak sah (atau sah? harusnya tidak, tapi akhirnya dianggap sah). Ini bentuk desain surat suara bermasasalah itu:
Kejadian kayak gini juga pernah terjadi di Florida, Amerika Serikat pada tahun 2000. Waktu itu banyak pemilih yang gak sengaja nyoblos Pat Buchanan, capres dari Partai Reformasi, padahal mereka bermaksud nyoblos Al Gore dari Partai Demokrat. Detail kejadiannya bisa dibaca di sini. Saya inget, karena kejadian tersebut majalah Time menobatkan si mbak desainer surat suara bermasalah itu menjadi desainer terburuk tahun 2000 :-D.
IMHO, surat suara KPU bisa dibuat lebih kecil, karena kandidatnya juga cuma lima pasang. Keuntungannya, selain murah juga gak perlu dilipat, jadi bisa mengurangi resiko salah coblos seperti yang terjadi. Versi saya kira-kira modelnya kayak gini:
BTW, atas kejadian itu KPU minta masukan soal desain surat suara, tuh! Ada hadiahnya gak ya?





0 comments:
Post a Comment